Cari Blog Ini

Rabu, 04 Agustus 2010

mengenang cerita KPUM

KPUM (Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa) tepatnya di UPN “Veteran” Yogyakarta. UPN yang terkenal dengan pejuang-pejuang veterannya ini tiap tahunnya melakukan kegiatan yang dapat memajukan organisasi-organisasi di kampus baik di jurusan, fakultas maupun universitas yaitu pemilihan PRESMA (Presiden Mahasiswa) dan GUBERNUR (Ketua BEM Fakultas).

KPUM merupakan sekelompok perwakilan dari masing-masing jurusan dan merupakan jabatan tertinggi di UPN dalam bidang organisasi kampus. KPUM yang mengatur jalannya pemilihan umum raya mahasiswa dan sebagai fasilitator untuk pendelegasian anggota DPM.

Dari awal rapat perdana KPUM, yang mempunyai agenda untuk membahas susunan kepanitiannya. Sehingga terbentuklah panitia sebagaimana mestinya yang diinginkan oleh angoota KPUM dan Kristian (Ketua), Yonda (Sekertaris), Wike (Bendahara), Vita (Co. Konsumsi), Tegar (Co. PDD), Agung (Co. Humas), DheDhe (Acara), Ronal (Co. Perkap) dan saya Ratih (Co. Sekretariatan) dan masih banyak teman-teman lainnya yang menjadi staf dari koor masing-masing.

Berawal dari KPUM inilah kami bertemu. Dari yang tak kenal menjadi kenal dan menjadi sayang terhadap sesama teman. Kekompakan yang akan selalu kami jaga dapat bertahan sampai terpilihnya PRESMA dan GUBERNUR masing-masing fakultas. Begitu banyak kendala yang kami hadapi selama berlangsungnya kegiatan sebelum pencoblosan dan sesudah pencoblosan, tapi hal itu tidak pernah kami jadikan alasan untuk berhenti dari tanggungjawab sebagai anggota KPUM yang dipercaya oleh jurusan untuk menjadi perwakilan dari KPUM.


Selain dana sebagai kendalanya, kendala lain juga muncul yaitu banyaknya calon tunggal untuk calon ketua BEM dan PRESMA. Dari salah satu fakultas tidak menginginkan PEMILU RAYA tersebut dilakukan dikarenakan fakultas tersebut hanya memiliki calon tunggal dan dari pihak HMJ dan BEM-nya juga menginginkan tidak adanya pencoblosan dengan alasan adanya pencoblosan atau tidak, tentunya calon tunggal tersebut akan menang.

Pencoblosan yang dilakukan pada tanggal 19 Mei 2009 ini berlangsung dengan tertib dimana setiap jurusan melakukan kegiatan pencoblosan. Untuk fakultas Ilmu Sosial dan Politik melakukan pemboikotan kepada seluruh mahasiswa di FISIP untuk tidak melakukan pencoblosan. Dengan adanya pemboikot tersebut, panitia PPRM dengan langsung meninggalkan lokasi TPS di FISIP.

MENYAYANGINYA

Aku menyayanginya, aku mencintainya
Aku mengaguminya, aku menyukainya
Aku tak bisa melupakannya
Dengan cara apapun, aku tak bisa melupakannya

Satu kesalahan yang telah kuperbuat
Kesalahan yang tak semestinya ku buat
Membuatnya marah padaku
Membuatnya kesal padaku

Mengapa dia tidak bisa memaafkan diriku?
Aku berharap dia tidak melupakan diriku
Aku tahu dia menyayangi orang lain
Tetapi salahkah diri ini untuk menyayanginya?

Aku ingin dia menyayangi diriku
Seperti dia menyayangi kekasihnya dulu
Aku menyayanginya dengan sepenuh hati
Sayangilah aku dengan sepenuh hati
Bukan setengah hati

MAAFKAN

Kesalahan itu telah terjadi
Terjadi di dalam kisah ini
Susah bagi dirimu
Untuk memaafkan diriku

Aku berusaha untuk memberikan kebahagiaan kepadamu
Walaupun kebahagiaanmu itu bukan berasal dari diriku
Tapi aku mencoba untuk melakukan itu
Walaupun sulit untuk kau terima dalam kehidupanmu

Maafkanlah semua kesalahanku yang telah kuperbuat
Kesalahan yang seharusnya kuperbaiki
Permintaan maaf yang sungguh-sungguh dari diriku
Sulitkah dirimu untuk memaafkan diriku?
Aku tak kan pernah bisa hidup tenang
Jika maaf darimu belum kudapat